32.1 C
Jakarta
Friday, 2 December 2022

Mengingat Kembali 5 Rukun Islam

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

Sebagai umat Muslim pastinya sudah kenal dan tau tentang Rukun Islam. Ketika memasuki dunia pendidikan, sejak kecil biasanya kita akan diajarkan untuk menyanyikan sebuah lagu rukun Islam. seperti yang diketahui, rukun Islam sendiri terdiri dari lima yaitu

  1. Mengucapkan dua kalimat syahadat.
  2. Sholat wajib dikerjakan.
  3. Ibadah puasa bila Ramadhan tiba.
  4. Bagi yang kaya membayarkan zakatnya.
  5. Bila datang panggilan tanah suci, menunaikan tugas ibadah haji.

Rukun Islam merupakan hal yang wajib untuk diamalkan setiap orang yang beragama Islam sehingga hal tersebut dapat dijadikan sebagai tanda atau tolak ukur keislaman seseorang. Rukun Islam menjadi pondasi bagi umat Muslim yang harus selalu diamalkan agar ilmunya senantiasa terjaga selama kehidupan.

Dalam menunaikan Rukun Islam, ada beberapa syarat yang menjadikannya Wajib, sunnah dan tidak wajib melakukannya jika tidak memenuhi syarat.

Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

“Islam dibangun di atas lima perkara, yaitu syahadat laa ilaaha illallah dan Muhammadan Rasulullah, menegakkan salat, menunaikan zakat, haji dan puasa Ramadhan”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Mengingat Kembali Lima Rukun Islam

Untuk memahami lebih dalam terkait Rukun Islam simak penjelasan berikut.

1. Dua Kalimat Syahadat

Dua Kalimat Syahadat merupakan ucapan atau kalimat yang diucapkan oleh seorang Muslim sebagai bukti keyakinan memeluk agama Islam dan Iklas dalam menjalankan syariat yang telah diwajibkan.

Lafaz dua kalimat syahadat

“Asyhadu an-laa ilaaha illallaah Wa asyhadu anna Muhammadan rasuulullaah.”

Artinya:

“Saya bersaksi tiada Tuhan Yang berhak disembah Selain Allah dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.”

Dengan mengucapkan dua kalimat syahadat, maka seorang meyakini bahwa Allah Ta’ala adalah satu-satunya Tuhan yang berhak dan wajib disembah serta Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah utusan-Nya.

Seorang Muslim harus meyakini bahwa Nabi Muhammad bukan tuhan untuk disembah melainkan utusan Allah SWT di dunia untuk menyampaikan risalah Islam.

2. Sholat

Dalam Islam, Shalat merupakan ibadah yang wajib untuk dilakukan dan sholat wajib pun terdiri dari 5 waktu yaitu subuh, Dhuhr, Ashar, Magrib dan Isya, yang dimulai dari terbitnya matahari hingga terbenamnya matahari.

Dari Aisyah -radhiallahu ‘anha- istri Nabi -shallallahu alaihi wasallam- beliau bersabda:

“Pertama yang diwajibkan shalat kepada Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- adalah dua rakaat dua rakaat kecuali Maghrib yaitu 3 rakaat. Kemudian Allah menyempurnakan (jumlah rakaat) Dzuhur, Ashar, dan Isya’ 4 rakaat dalam kondisi hadir (tidak safar) dan ditetapkan shalat di waktu safar sebagaimana kewajiban awal (2 rakaat)” (H.R Ahmad)

3. Puasa

Rukun Islam yang ketiga adalah Puasa. Umat Muslim diwajibkan untuk menunaikan ibadah puasa di bulan suci ramadhan selama 30 hari lamanya yang ditutup dengan perayaan hari raya Idul Fitri. Puasa artinya menahan hawa nafsu untuk makan, minum, berhubungan suami istri dan segala hal yang dapat membatalkan puasa. Puasa dimulai dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.

4. Zakat

Zakat adalah rukun Islam yag keempat. Zakat sendiri terbagi menjadi 2 yaitu zakat fitrah dan zakat mal. Zakat fitrah dibayar saat bulan suci ramadhan sebelum memasuki hari raya Idul Fitri. Sementara zakat mal adalah zakat dari harta, pendapatan atau kekayaan yang dimiliki atau disimpan selama satu tahun. Ada 8 golongan yang berhak menerima zakat, sebagaimana firman Allah:

إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ فَرِيضَةً مِنَ اللَّهِ  (التوبة: 60

“Sesungguhnya, zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mualaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah, dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah.” (Qs. At-Taubah:60)

5. Haji

Haji merupakan Rukun Islam yang kelima yang tentunya juga menjadi hal yang wajib untuk ditunaikan bagi siapa saja yang mampu baik secara fisik maupun finansial. Menunaikan ibadah haji sendiri dilakukan setiap bulan haji atau bula Zulhijah dalam kalender Islam.

Demikian sekilas tentang rukun Islam, semoga menjadi pengingat kembali bagi kita serta menjadi penguat iman kita. Aamiin.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here